Jumat, 28 Oktober 2016

Sistem Pendukung Keputusan


Pengertian Sistem Pendukung Keputusan
Decision Support Systems adalah sistem yang digunakan untuk mendukung dan membantu pihak manajemen melakukan pengambilan keputusan pada kondisi semi terstruktur dan tidak terstruktur. Pada dasarnya konsep DSS hanyalah sebatas pada kegiatan membantu para manajer melakukan penilaian serta menggantikan posisi dan peran manajer. (Turban & Aronson , 1998).
Sistem informasi interaktif yang mendukung proses pembuatan keputusan melalui presentasi informasi yang dirancang secara spesifik untuk pendekatan penyelesaian masalah dan kebutuhan-kebutuhan aplikasi para pembuat keputusan, serta tidak membuat keputusan untuk pengguna. (Al-Hamdany , 2003).
Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem informasi yang ditujukan untuk membantu manajemen dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Definisi selengkapnya adalah sistem penghasil informasi spesifik yang ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer pada berbagai tingkatan. (Raymond McLeod, Jr, 1998).

Berdasarkan beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan pada kondisi semi terstruktur dan tidak terstruktur. 

Tujuan Sistem Pendukung Keputusan yang dikemukakan oleh Keen dan Scott dalam buku Sistem Informasi Manajemen (McLeod, 1998) mempunyai tiga tujuan yang akan dicapai adalah :
  •  Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semiterstruktur
  •  Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya
  •  Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya

Tahapan dari Sistem Pendukung Keputusan


Contoh Sistem Pendukung Keputusan
Karena melemahnya penjualan di Indonesia dan melemahnya pangsa pasar di Asia Tenggara, Ford menutup kegiatan bisnisnya di Indonesia. Selain menurunnya penjualan di Indonesia, Ford juga tidak memiliki pabrik di Indonesia.

Komponen Sistem Pendukung Keputusan
Secara garis besar, komponen Sistem Pendukung Keputusan terdiri dari 3 komponen, antara lain:
  • Sistem Database, berisi kumpulan dari semua data bisnis yang dimiliki perusahaan atau lembaga, baik yang berasal dari transaksi sehari-hari, maupun data dasar (master file).
  • Model Base, suatu model yang merepresentasikan permasalahan ke dalam format kuantitatif (model matematika sebagai contohnya) sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan.
  • Software System, kedua komponen tersebut untuk selanjutnya disatukan dalam komponen ketiga yaitu software system, setelah sebelumnya direpresentasikan dalam bentuk model yang “dimengerti” komputer.

Jenis - Jenis Sistem Pendukung Keputusan
  • Keputusan Terstruktur
  • Keputusan Semi Terstruktur
  • Keputusan Tidak Terstruktur

Keputusan Berdasarkan Lingkungan
  • Kondisi Pasti
  • Kondisi Beresiko
  • Kondisi Tidak Pasti
  • Kondisi Konflik

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan
  • SPK dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan
  • SPK memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam memproses data/informasi bagi pemakainya
  • SPK membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur

Keterbatasan Sistem Pendukung Keputusan
  • Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya.
  • Proses-proses yang dapat dilakukan sistem pendukung keputusan biasanya juga tergantung pada perangkat lunak yang digunakan.
  • Sistem pendukung keputusan tidak memiliki kemampuan intuisi seperti yang dimiliki manusia, sistem ini dirancang hanyalah untuk membantu pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar